Admin
SISTEM AKUNTANSI KAS ATAS PENJUALAN TUNAI BAHAN BAKU PENGOLAHAN SAWIT
by Admin Utama - Friday, 4 May 2012, 09:41 AM
 

Edisi Juni 2010

SISTEM AKUNTANSI KAS ATAS PENJUALAN TUNAI BAHAN BAKU PENGOLAHAN SAWIT

Siti Rahmayuni,

Staf Pengajar AMIK INTeL Com GLOBAL INDO Kisaran

Abstrak

Kas dalam neraca merupakan aktiva yang paling likuid, karena hampir setiap transaksi yang dilakukan oleh bagian yang berwenang atau yang terkait di dalam perusahaan maupun dengan pihak luar yang sebagian besar akan mempengaruhi kas. Selain itu kas bersifat mudah dipindah tangankan sehingga kas merupakan aktiva yang rawan, karena mudah digelapkan dan dimanipulasi. Keadaan ini akan mendorong perusahaan untuk melakukan penataan pada sistem akuntansi penerimaan kas yang meliputi beberapa aspek yang saling berkaitan. Penyimpangan yang dilakukan biasanya berasal dari hasil penjualan tunai, pelunasan piutang dari pelanggan dan sebagainya. Karena jenis penerimaan kas yang diterima cukup besar maka perusahaan perlu menerapkan suatu sistem agar penerimaan kas tersebut dapat terkontrol dengan baik.

Untuk menanggulangi adanya penyimpangan-penyimpangan tersebut maka diperlukan adanya sistem pengendalian intern terhadap penerimaan kas juga pengawasan yang ketat terhadap fungsi-fungsi penerimaan dan pencatatan kas. Hal ini bertujuan untuk menjaga kekayaan perusahaan, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansinya serta meningkatkan efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen dalam mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.

Kata Kunci: Sistem Kas, ­Penjualan, MYOB


1. Pendahuluan

Setiap perusahaan baik itu perusahaan dagang ataupun perusahaan jasa, selalu menjalankan aktivitas yang beragam. Untuk dapat menjalankan aktivitas perusahaan tersebut perusahaan membutuhkan suatu sistem. Dengan adanya sistem tersebut diharapkan akan memberikan suatu jaringan prosedur yang terpadu dalam melaksanakan suatu kegiatan perusahaan dengan lancar.

Hal yang perlu diperhatikan dalam penerapan sistem akuntansi oleh perusahaan adalah kesesuaian dan kecocokan antara sistem itu sendiri dengan aktivitas perusahaan. Salah satu aktivitas yang sering dilakukan adalah aktivitas yang berhubungan dengan penerimaan kas.

Kas dalam neraca merupakan aktiva yang paling likuid, karena hampir setiap transaksi yang dilakukan oleh bagian yang berwenang atau yang terkait di dalam perusahaan maupun dengan pihak luar yang sebagian besar akan mempengaruhi kas. Selain itu kas bersifat mudah dipindah tangankan sehingga kas merupakan aktiva yang rawan, karena mudah digelapkan dan dimanipulasi. Keadaan ini akan mendorong perusahaan untuk melakukan penataan pada sistem akuntansi penerimaan kas yang meliputi beberapa aspek yang saling berkaitan.

Penyimpangan yang dilakukan biasanya berasal dari hasil penjualan tunai, pelunasan piutang dari pelanggan dan sebagainya. Karena jenis penerimaan kas yang diterima cukup besar maka perusahaan perlu menerapkan suatu sistem agar penerimaan kas tersebut dapat terkontrol dengan baik.

Sumber penerimaan kas pada PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Kisaran yaitu diperoleh dari penjualan tunai dan pelunasan piutang. Dalam penjualan tunai pembeli diharuskan terlebih dahulu menyetorkan sejumlah uang secara langsung. Akan tetapi penerimaan kas dari piutang dilakukan setelah barang diterima pembeli dan pembayaran dapat dilakukan melalui penagih perusahaan atau dapat melalui pos sesuai perjanjian sebelumnya.

Semua transaksi yang berkaitan dengan penerimaan kas harus disetorkan ke bank yang telah ditentukan oleh perusahaan pada hari itu juga atau hari berikutnya, dan harus melibatkan bagian-bagian dalam perusahaan agar transaksi penerimaan kas yang dihasilkan sesuai dengan hasil laporan keuangan.

Karena produk yang dihasilkan PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Kisaran sangat besar dan beragam, maka hal ini mempengaruhi transaksi yang berhubungan dengan kas berlangsung sangat cepat, padahal dalam pemakaian dokumen dengan nomor urut tercetak kurang diperhatikan untuk menciptakan praktek yang sehat, dengan demikian pengawasan terhadap transaksi yang tidak diotorisasi dapat dipantau sejak dini.

Namun apabila dalam pelaksanaan kegiatannya tidak segera ditanda tangani, perusahaan akan mengalami kerugian secara material seperti adanya kesalahaan pencatatan kas yang tidak tepat, karena itu PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Kisaran menerapkan sistem pengendalian intern sebagai alat untuk menanggulangi kebocoran kas dan kasus penyelewengan kas dalam perusahaannya.

Namun sistem penerimaan kas pada PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Kisaran masih dikatakan kurang baik, karena masih menggunakan sistem manual dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Excel dan hal yang mempengaruhi kurang baiknya sistem akuntansi penerimaan kas pada PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Kisaran yaitu pada perusahaan tersebut penerimaan kas dengan jumlah yang sangat besar masih ada yang diterima melalui kas perusahaan bukan melalui bank, sehingga hal itu memungkinkan resiko terjadinya pencurian atau kehilangan sangat besar. Pada PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Kisaran masih dijumpai adanya penggelapan uang yang dilakukan oleh bagian penjualan dengan cara menyajikan jumlah setoran yang terlalu rendah dan menyajikan jumlah pengeluaran kas terlalu tinggi dan selisih tersebut dimasukan ke kantong pribadi, seperti pembelian bahan bakar. Jika hal ini sering terjadi pada perusahaan tersebut maka dapat mengakibatkan kerugian.

Untuk menanggulangi adanya penyimpangan-penyimpangan tersebut maka diperlukan adanya sistem pengendalian intern terhadap penerimaan kas juga pengawasan yang ketat terhadap fungsi-fungsi penerimaan dan pencatatan kas. Hal ini bertujuan untuk menjaga kekayaan perusahaan, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansinya serta meningkatkan efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijakan manajemen dalam mencegah terjadinya kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi.

Berdasarkan uraian diatas mengingat betapa pentingnya sistem akuntansi penerimaan kas bagi perkembangan perusahaan, maka harus diketahui sejauh mana sistem akuntansi yang diterapkan dalam PT. Bakrie Sumatera Plantations, Tbk Kisaran khususnya mengenai sistem akuntansi penerimaan kas yang berasal dari penjualan tunai, maka Penulis mengambil judul tentang.


Readmore on Attachment File..

.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]