Admin
IMPLEMENTASI MODEL ROUTING AD HOC DENGAN ALGHORITMA PROTOKOL AODV (AD HOC ON DEMAND DISTANCE VEKTOR ) MENGGUNAKAN PROGRAM NETWORK SIMULATOR (NS2) (Prosesor Vol 2 Edisi 3 Juni 2011)
by Admin Utama - Sunday, 25 August 2013, 06:35 PM
 
Prosesor Vol 2 Edisi 3 Juni 2011

Abdul Kadir, ST

Program Studi Teknik Komputer AMIK INTeL COM GLOBAL INDO Kisaran

ABSTRAK

Simulator jaringan (NS-2) adalah simulator jaringan yang paling banyak digunakan. Software simulator ini memiliki kemampuan untuk mensimulasikan berbagai jaringan termasuk kabel dan nirkabel. Dalam paper ini kami menjelaskan dalam alghoritma protocol Ad Hoc on-Demand Dis-tance Vector Protocol (AODV) di software simulasi jaringan NS-2. paper ini ditujukan untuk pengguna pemula yang ingin memahami implementasi protocol AODV di NS-2. Routing merupakan proses dimana suatu item dapat sampai ke tujuan dari satu lokasi kelokasi lain, routing memiliki fungsi yang cukup penting dalam jaringan, terutama internet. Router dapat menghubungkan beberapa segmen jaringan sehingga kita dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun dipisahkan oleh jarak yang sangat jauh. Ad Hoc on-Demand Distance Vector Protocol (AODV) merupakan protocol routing ad hoc yang masuk dalam kategori reaktif, dimana protocol ini dapat melakukan pencarian rute secara dinamis dan otomatis oleh titik-titik yang terhubung di dalam jaringan ad hoc.

Keywords : protocol, routing, AODV, OLSR, AD HOC, NS-2.


1.PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Komunikasi nirkabel antara pengguna jaringan telah menjadi suatu terobosan baru dalam dunia komunikasi. Hal ini sebagai akibat per-kembangan teknologi jaringan dan perangkat wireless LAN yang terus meningkat seiring waktu dengan harga yang semakin terjangkau serta layanan kecepatan data lebih tinggi. komunikasinirkabel, seperti modem dan wireless Lan. Dalam membangun komunikasi wireless antar pengguna diperlukan pembenbentukan jaringan ad hoc, antara pengguna yang ingin berkomunikasi dengan pengguna lain. Maksud dari pembentukan ini yaitu setiap pengguna yang berpartisipasi di jaringan ad hoc harus rela meneruskan paket data untuk menjamin bahwa paket data berhasil terkirim dari sumber ke tujuan. Jaringan ad hoc memiliki beberapa keuntungan yaitu penggunaan protocol dalam berkomunikasi, toleransi kesalahan dan konektifitas yang tidak dibatasi. Protokol adalah seperangkat aturan yang mengatur setiap komputer untuk saling bertukar informasi melalui media jaringan, sedangkan routing adalah proses memindahkan informasi dari pengirim ke penerima melalui sebuah jaringan. Pada umumnya protokol untuk jaringan adhoc dibagi menjadi 2 tipe yaitu proaktif dan reaktif. Protokol reaktif melakukan pencarian ruteke tujuan ketika dibutuhkan atau ada permintaan dari pengirim. Di lain pihak protokol proaktif bertujuan untuk menjaga konsistensi dan informasi perutean setiap pasangan node dalam jaringan. Propagasi rute diperbaharui setiap in-terval waktu yang tetap. Software simulator jaringan (NS-2) adalah simulator jaringan yang paling banyak digunakan, paper ini menjelaskan mengenai implementasi AdHoc on-Demand Distance Vector Protocol (AODV) di NS-2. Paper ini ditujukan untuk para pembaca, siswa atau peneliti yang ingin memahami alghoritma protokol aodv (ad hoc on demand distance vektor ) lebih dalam. AODV adalah sebuah routing protokol yang dibuat untuk jaringan MANET. AODV adalah on demand routing, dimana algoritma ini akan membangun rute antara node hanya apabila diinginkan oleh source node. AODV memelihara rute tersebut sepanjang masih dibutuhkan oleh source node. AODV menggunakan sequence number untuk memastikan bahwa rute yang dihasilkan adalah loop-free dan memliki informasi routing yang paling update.
.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]