Admin
SISTEM APLIKASI ABSENSI MENGGUNAKAN FINGERPRINT (Prosesor Vol 3 Edisi 6 Desember 2012)
by Admin Utama - Monday, 26 August 2013, 07:00 PM
 
Prosesor Vol 3 Edisi 6 Desember 2012

Fadlin,

Staf Pengajar Teknik Informatika, ITM

Abstrak

Proses absensi yang selama ini berlangsung di Instansi Glugur By Pass Medan adalah menggunakan mesin absensi yang mengharuskan para pegawainya memasukkan kartu absen ketika akan mengabsen. Jika pegawai terlambat mengabsen maka, terdapat suatu tanda di kartu tersebut. Kartu inilah yang direkap oleh bagian HRD untuk menghasilkan laporan kepada pimpinan, serta penentuan potongan gaji berdasarkan keterlambatan dan ketidakhadiran. Tentu saja menggunakan sistem absensi seperti ini membuka peluang ketidaktaatan pegawai terhadap proses absensi, misalnya saja menitipkan absen kepada pegawai lainnya. Untuk itu penulis mencoba membuat suatu sistem absensi yang meminimalisir ketidaktaatan tersebut menggunakan sebuah hardware yang dinamakan fingerprint. Melalui alat ini, para pegawai akan sulit untuk melakukan penitipan absen. Sehingga proses absensi dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Kata Kunci : Absensi, fingerprint, data base


1. Pendahuluan

Kartu absensi tidaklah dibawa pulang oleh karyawan maupun karyawan magang, melainkan ditinggalkan dikantor, yang setiap paginya atau setiap jam masuk kerja akan diambil kembali oleh karyawan untuk proses absensi. Namun karena adanya beberapa oknum karyawan yang mencoba tidak taat dalam proses absensi ini, misalnya saja, meminta tolong kepada temannya untuk mengabsenkan dirinya bersamaan dengan absensi temannya, padahal dia belum datang, mungkin saja dia telat, atau bahkan dia tidak datang sama sekali.

Pihak Politeknik berusaha meminimalisir kejadian di atas dengan cara semua kartu absensi kemudian dipegang dan dijaga oleh pihak Satpam ( satuan pengamanan ), dimana setiap pagi atau setiap jam masuk kerja, para karyawan harus mengambil kartu absensinya langsung melalui satpam yang menjaga kartu tersebut. Antisipasi untuk meminimalisir kejadian “titip absen” ini kelihatannya berjalan dengan sempurna, namun masih ada saja kejadian – kejadian yang tidak terpikirkan muncul, misalnya jika satpam tidak ada di tempat pengambilan kartu absensi yang diakibatkan oleh satpam harus mengatur motor – motor yang parkir tidak beraturan atau satpam harus mengatur helm – helm yang dititipkan, maka karyawan harus mencari – cari di mana satpam berada untuk mengambil kartu absennya, yang mana akan memakan waktu dan merugikan bagi karyawan yang ingin absen tepat waktu tersebut.

Karena kejadian tersebut, maka disiagakanlah seorang satpam yang selalu berada di depan pintu masuk Instansi Glugur By Pass Medan yang bertugas menjaga kartu – kartu absensi karyawan. Walaupun demikian masih saja ditemukan kartu absensi yang telah terabsen di mesin absensi, namun karyawan tersebut tidak ada di kantor.

Selain masalah di atas, tidaklah efisien jika seorang karyawan yang bertugas di lantai 4 gedung yang berbeda dengan gedung yang memiliki mesin absensi harus bolak – balik hanya untuk mengabsenkan dirinya saja. Kemudian susahnya para atasan atau pun sesama karyawan untuk mengetahui apakah karyawan lainnya sudah datang atau belum jika mereka ada suatu keperluan yang memerlukan karyawan yang mereka ingin cari tahu keberadaannya tersebut melalui sistem absensi menggunakan mesin absensi ini, atasan atau sesama karyawan tersebut harus menelfon FO ( Front Office ) untuk mengetahui apakah karyawan yang dimaksud telah datang ataupun belum.


.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]