Admin
RANCANGAN PERANGKAT LUNAK AKADEMIK ONLINE DENGAN METHODE STUDENT CENTERED (Prosesor Vol 4 Edisi 7 Juni 2013)
by Admin Utama - Friday, 19 December 2014, 09:56 AM
 
RANCANGAN PERANGKAT LUNAK AKADEMIK ONLINE
DENGAN METHODE STUDENT CENTERED

Indah Kusuma Dewi dan Oktopanda
Staff Pengajar AMIK INTeL Com GLOBAL INDO

ABSTRAK
Perubahan paradigma dalam proses pelayanan dan pembelajaran yang tadinya berpusat pada dosen menjadi
pelayanan dan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk
terlibat secara aktif dalam membangun pengetahuan, sikap dan perilaku. Melalui proses pelayanan dan
pembelajaran dengan keterlibatan aktif mahasiswa ini berarti dosen tidak mengambil hak anak untuk belajar
dalam arti yang sesungguhnya. Dalam proses SCL (Student Centered Learning), maka mahasiswa memperoleh
kesempatan dan fasilitas untuk membangun sendiri pengetahuannya sehingga mereka akan memperoleh
pemahaman yang mendalam , dan pada akhimya dapat meningkatkan mutu kualitas mahasiswa yang lebih aktif
dan kreatif. Pemrograman web adalah suatu program sistem informasi yang memiliki banyak keuntungan dan
kelebihan yang jauh menarik dibanding program lainnya. Diantaranya program ini memiliki grafik interface
yang lebih menarik dan tidak mudah membuat user merasa jenuh karena memungkinkan pengunjung Web untuk
interaktif didalamnya. Selain itu program ini juga lebih mudah dipahami dan dijalankan, sehingga dapat
dengan mudah dikuasai.
Kata Kunci : Metode Student Centered Learning (SCL), Pelayanan, Pembelajaran dan WEB.
I. PENDAHULUAN
Proses pelayanan dan pembelajaran secara
konvensional menempatkan dosen sebagai sumber
belajar yang mengajarkan dan memberikan pelayanan
dalam pengetahuan dan keterampilan kepada
mahasiswa. Perubahan paradigma dalam proses
pelayanan dan pembelajaran yang tadinya berpusat
pada dosen menjadi dan pelayanan pembelajaran yang
berpusat pada mahasiswa diharapkan dapat
mendorong mahasiswa untuk terlibat secara aktif
dalam membangun pengetahuan, sikap dan perilaku.
Melalui proses pelayanan dan pembelajaran dengan
keterlibatan aktif mahasiswa ini berarti dosen tidak
mengambil hak anak untuk belajar dalam arti yang
sesungguhnya. Dalam proses SCL (Student Centered
Learning), maka mahasiswa memperoleh kesempatan
dan fasilitas untuk membangun sendiri
pengetahuannya sehingga mereka akan memperoleh
pemahaman yang mendalam , dan pada akhimya dapat
meningkatkan mutu kualitas mahasiswa.
Pelayanan dan Pembelajaran yang inovatif dengan
metode SCL memiliki keragaman model
pelayanan dan pembelajaran yang menuntut
partisipasi aktif dari mahasiswa. Metode-metode
tersebut diantaranya adalah: (a). Berbagi informasi
(Information Sharing) dengan cara: curah gagasan
(brainstorming), kooperatif, kolaboratif, diskusi
kdompok (group discussion), diskusi panel (panel
discussion), simposium, dan seminar; (b). Belajar dari
pengalaman (Experience Based) dengan cara
simulasi, bermain peran (roleplay), permainan
(game), dan kelompok temu; (c). Pembelajaran
melalui Pemecahan Masalah (Problem Solving Based)
dengan cara: Studi kasus, tutorial, dan lokakarya; (d)
Pelayanan pendaftaran online; (e) KRS dan KHS
online.
Metode SCL kini dianggap lebih sesuai dengan
kondisi ekstemal masa kini yang menjadi tantangan
bagi mahasiswa untuk mampu mengambil keputusan
secara efektif terhadap problematika yang
dihadapinya. Melalui penerapan SCL mahasiswa
harus berpartisipasi secara aktif, selalu ditantang
untuk memiliki daya kritis, mampu menganalisis dan
dapat memecahkan masalah-masalahnya sendiri.
Tantangan bagi dosen sebagai pendamping pelayanan
dan pembelajaran mahasiswa, untuk dapat
menerapkan pelayanan dan pembelajaran yang
berpusat pada mahasiswa perlu memahami tentang
konsep, pola pikir, filosofi, komitmen metode, dan
strategi pelayanan dan pembelajaran.
Untuk menunjang kompetensi dosen dalam proses
pelayanan dan pembelajaran berpusat pada mahasiswa
maka diperlukan peningkatan pengetahuan,
pemahaman, keahlian, dan ketrampilan dosen sebagai
fasititator dalam pelayanan dan pembelajaran berpusat
pada mahasiswa.
Peran dosen dalam pembelajar berpusat pada
mahasiswa bergeser dari semula menjadi pengajar
(teacher) menjadi fasilitator. Fasilitator adalah orang
yang memberikan fasilitasi. Dalam hal ini adalah
memfasilitasi proses pelayanan dan pembelajaran
mahasiswa. Dosen menjadi mitra pelayanan dan
.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]