Admin
ALAT PENDETEKSI GEMPA MENGGUNAKAN ALARM SUARA MANUSIA (Prosesor Vol 4 Edisi 7 Juni 2013)
by Admin Utama - Friday, 19 December 2014, 10:13 AM
 
ALAT PENDETEKSI GEMPA
MENGGUNAKAN ALARM SUARA MANUSIA

Abdullah Muhajir dan Dicky Apdillah
Staff Pengajar Institut Teknologi Medan
ABSTRAK
Sistem Digital adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengukur suatu nilai atau besaran yang bersifat tetap
atau tidak teratur dalam bentuk diskrit berupa digit digit atau angka angka. Biasanya sebelum mempelajari
lebih dalam tentang sistem digital pertama pasti kita akan mempelajari yang namanya Sistem Bilangan ,ada 4
jenis sistem bilangan yaitu biner ,oktal, desimal ,hexadecimal. Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis
dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan
biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar
dari semua sistem bilangan berbasis digital. Resistor adalah komponen elektronik dua kutub yang didesain
untuk menahan arus listrik dengan memproduksi tegangan listrik di antara kedua kutubnya, nilai tegangan
terhadap resistansi berbanding dengan arus yang mengalir, berdasarka n hukum Ohm, Selapis film karbon
diendapkan pada selapis substrat isolator, dan potongan memilin dibuat untuk membentuk jalur resistif panjang
dan sempit. Dengan mengubah lebar potongan jalur, ditambah dengan resistivitas karbon (antara 9 hingga 40
µΩ-cm) dapat memberikan resistansi yang lebar
[1]
. Resistor film karbon memberikan rating daya antara 1/6 W
hingga 5 W pada 70 °C. Resistansi tersedia antara 1 ohm hingga 10 MOhm. Resistor film karbon dapat bekerja
pada suhu di antara -55 °C hingga 155 °C. Ini mempunyai tegangan kerja maksimum 200 hingga 600 v
[2]
.
Key Words : Sistem, Resistor, Biner
I. PENDAHULUAN
Dengan berkembangnya teknologi serta tingkat
mobilitas manusia yang semakin meningkat maka
manusia dituntut untuk segera mengetahui sesuatu
yang terjadi secara cepat. Selama ini masyarakat
seringkali dikejutkan dengan keadaan bencana alam
seperti banjir,tanah longsor dan gempa bumi.
Kurang tanggapnya kita terhadap bencana alam
yang seringkali datang adalah salah satu penyebab
banyaknya kerugian yang diderita, bukan hanya
kerugian materi saja, tapi juga penderitaan secara
mental dan fisik sering kita alami, bahkan tidak
sedikit juga yang harus kehilangan nyawa
dikarenakan bencana alam. Kita selalu tergantung
kepada instansi yang mengawasi keadaan alam
tanpa adanya suatu tindakan yang dapat kita buat
agar kita dapat dengan mudah mengetahui
perubahan alam. Memang kita tidak pernah tau
kapan dan dimana bencana alam akan terjadi, tetapi
apabila kia bisa lebih tanggap dan peka terhadap
perubahan alam disekitar kita, maka kita dapat
meminimalisir kerugian, baik kerugian
materi,mental ataupun fisik, serta korban jiwa yang
meninggal akibat bencana alam
.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]