Admin
SISTEM AKUNTANSI PSAK NO 27 DALAM PELAPORAN KEUANGAN PADA SUATU KOPERASI (Prosesor Vol 4 Edisi 8 Desember 2013)
by Admin Utama - Friday, 19 December 2014, 12:20 PM
 
SISTEM AKUNTANSI PSAK NO 27 DALAM PELAPORAN KEUANGAN
PADA SUATU KOPERASI
Durahman Marpaung dan Nurmalini
Staff Pengajar AMIK INTeL Com GLOBAL INDO
ABSTRAK
Pertanggungjawaban laporan keuangan koperasi yang mengacu pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
(PSAK) No. 27, diharapkan mampu mendorong koperasi untuk berusaha secara efisien dalam memenuhi kebutuhan
anggotanya, sehingga dapat meningkatkan partisipasi anggotanya. Kondisi ini akan berpengaruh terhadap
perkembangan usaha koperasi. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan PSAK No. 27 dan
perkembangan usaha pada KPRI, adakah pengaruh penerapan PSAK No. 27 tentang akuntansi koperasi terhadap
perkembangan usaha. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan PSAK No. 27 dan
perkembangan usaha pada KPRI, mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan PSAK No. 27 tentang akuntansi
koperasi terhadap perkembangan usaha pada KPRI di SMP N 4 Padangsidimpuan. Populasi dalam penelitian
adalah 54 KPRI. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 KPRI dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penerapan PSAK No. 27 tentang akuntansi koperasi termasuk kategori baik.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi penerapan PSAK No. 27 tentang akuntansi
koperasi semakin tinggi pula perkembangan usaha pada Koperasi. Masukan yang penting bagi pihak manajer
koperasi bahwa penerapan PSAK No. 27 tentang akuntansi koperasi dapat meningkatkan partisipasi anggota, yang
pada akhirnya akan meningkatkan perkembangan usaha koperasi.
Key Words : Standar Akuntansi, Koperasi
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan
orang seorang atau badan hukum koperasi dengan
melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip
koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat
yang berdasar atas asas kekeluargaan. Prinsip–prinsip
koperasi merupakan landasan pokok koperasi dalam
menjalankan usahanya sebagai badan usaha dan
gerakan ekonomi rakyat.
Prinsip–prinsip tersebut adalah kemandirian,
keanggotaan bersifat terbuka, pengelolaan dilakukan
secara demokratis, pembagian sisa hasil usaha
dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa
usaha masing – masing anggotanya, pemberian balas
jasa yang terbatas terhadap modal, pendidikan
perkoperasian dan kerjasama antar koperasi.
Karakteristik koperasi yang membedakannya dengan
badan usaha lain adalah bahwa anggota koperasi
memiliki identitas ganda, yaitu anggota sebagai
pemilik dan sekaligus sebagai pengguna jasa
koperasi.
Dengan semakin berkembangnya kegiatan usaha
koperasi, tuntutan agar pengelolaan koperasi
dilaksanakan secara profesional akan semakin besar.
Pengelolaan yang profesional memerlukan adanya
sistem pertanggungjawaban yang baik dan informasi
yang relevan serta dapat diandalkan, untuk
pengambilan keputusan perencanaan dan
pengendalian koperasi. Salah satu upaya tersebut
adalah pengembangan dari sistem informasi yang
diperlukan untuk menumbuhkan koperasi melalui
akuntansi, khususnya merumuskan standar akuntansi
keuangan untuk koperasi dalam penyusunan laporan
keuangannya.
Sesuai dengan perkembangan koperasi di dalam
melaporkan laporan keuangannya, kini dalam
penyusunannya telah dikeluarkan Pernyataan Standar
Akuntansi Keuangan No. 27 tentang akuntansi
perkoperasian yang telah mendapat revisi pada tahun
1998. PSAK No. 27 ini berisikan tentang
karakteristik koperasi, struktur pengorganisasian
koperasi, usaha dan jenis koperasi, tujuan koperasi,
ruang lingkup koperasi, definisi–definisi koperasi,
standar penyajian laporan keuangan koperasi.
Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan
.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]