Admin
SIMULASI LIGHTING GUIDE TAKE OFF DAN LANDING PESAWAT UDARA PADA BANDARA KUALANAMU (Prosesor Vol 4 Edisi 8 Desember 2013)
by Admin Utama - Friday, 19 December 2014, 12:28 PM
 
SIMULASI LIGHTING GUIDE TAKE OFF DAN LANDING PESAWAT UDARA
PADA BANDARA KUALANAMU
Abdullah Muhajir
Staff Pengajar Institut Teknologi Medan
ABSTRAK
Teknologi Informasi dan Komunikasi merupakan suatu komponen yang sudah berkembang pesat saat ini. Dalam
penelitian ini sedikit dijelaskan tentang cara pengendalian atau pengontrolan lampu led dari komputer yang di
simulasikan sebagai Lighting Guide Take Off Dan Landing Pesawat Udara Pada Bandara Kualanamu. Melalui
perangkat pengendali yang di dalam terdapat IC ULN 2003, Relay, Led,Transistor, kapasitor, dioda, trafo dan
yang lainnya. Sedikit tentang penelitian ini berisi tentang teori serta implementasinya. Dengan sedikit mengenai
keterampilan untuk mengendalikan Lampu atau alat simulasi melalui komputer dan cara merancangan alat
maupun program yang di pakai yang di gunakan. Program yang digunakan untuk mengendalikan Alat atau
simulasi ini adalah Vb 6. Dan juga kesimpulan dan saran untuk menuntaskan semua pembelajaran dari
penelitian ini. Isi penelitian ini menggunakan bahasa yang mudah dipahami agar mudah ditangkap oleh
pembaca atau peminat yang ingin menyempurnakan menjadi lebih efektif dan efesien.Pengendalian simulasi
pada penelitian ini memuat gambar-gambar mengenai teorinya dan program maupun hasil dari simulasi ini.
Kata Kunci: Komputer,Vb 6.0,IC ULN 2003,Relay 12 v,Led
I. LATAR BELAKANG
Dewasa ini seiring dengan perkembangan zaman
banyak kebutuhan manusia yang didasarkan pada
kebutuhan sehari-hari. Kebutuhan seorang tersebut
mempunyai tujuan yang berbeda antara individu satu
dengan yang lainnya, seperti contoh dengan para
pengusaha yang selalu melakukan perjalanan dengan
tujuan melakukan kunjungan atau peninjauan
tentang bisnis yang akan dilakukannya. Selain itu
banyak kelompok orang yang sering melakukan
perjalanan pula dengan tujuan yang berbeda-beda
tentuunya.
Banyaknya kebutuhan orang atau kelompok orang
dalam melakukan perjalanannya, diperlukan
pemikiran atau pemecahan masalah dalam hal
perjalanan yang dapat mempersingkat waktu dan
dapat memberikan kesan positif dalam
pemasarannya. Maka diperlukan angkutan yang
dapat memberikan jawaban atas semua masalah
tersebut yang dinamakan angkutan udara (pesawat
udara). dengan angkutan udara diharapkan dapat
mempersingkat waktu dalam perjalanan seseorang.
Pesawat udara diartikan sebagai setiap mesin atau
alat yang dapat terbang di atmosfer karena gaya
angkat dari reaksi udara , tetapi bukan karena reaksi
udara terhadap permukaan bumi yang digunakan
untuk penerbangan. Selain itu angkutan udara
merupakan alat transportasi yang memiliki
keunggulan dibandingkan dengan alat transportasi
lain seperti alat transportasi darat dan laut dalam hal
jangkauan yang lebih luas, dan penghematan waktu
dalam durasi perjalanannya.
Namun, pada zaman sekarang transportasi udara
sudah semakin berkembang pesat. Pertumbuhan
global tidak akan memiliki arti sama sekali, bahkan
nyaris menjadi sulit berkembang tanpa
terselenggaranya sistem angkutan udara yang baik.
Transportasi udara merupakan transportasi yang
membutuhkan banyak uang untuk memakainya.
Selain memiliki teknologi yang lebih canggih,
transportasi udara merupakan alat transportasi
tercepat dibandingkan dengan alat transportasi
lainnya.
Persaingan dalam banyak hal, terutama dibidang
pembangunan ekonomi global ternyata telah
merangsang para ilmuwan untuk menyediakan
sistem transportasi yang dapat melayaninya.
Kemudian terjadilah perlombaan besar-besaran
dalam teknologi penerbangan.
Sebagai negara berkembang dan terdiri dari banyak
pulau yang membentang dari Sabang sampai
Merauke, dan banyaknya antusiasme masyarakat
terhadap kemajuan, Indonesia merupakan Negara
yang sangat berpotensi kedepannya dalam
pengembangan jasa angkutan udara, dimana
angkutan udara dapat menjangkau daerah-daerah
terpencil sekaligus, dan juga dapat menghemat
banyak waktu dalam perjalanan dibanding dengan
sarana transportasi lain seperti darat dan laut. Selain
itu transportasi udara mempunyai fungsi ganda,
yaitu sebagai unsur penunjang (Servicing sector) dan
unsur pendorong (Promoting sector). Peran
transportasi udara sebagai unsur penunjang dapat
dilihat dari kemampuannya menyediakan jasa
transportasi yang efektif dan efisien untuk
.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]