Admin
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN PETANI TERHADAP TINGKAT PENDIDIKAN ANAK DI KABUPATEN ASAHAN (Prosesor Vol 4 Edisi 8 Desember 2013)
by Admin Utama - Friday, 19 December 2014, 12:30 PM
 
ANALISIS PENGARUH PENDAPATAN PETANI TERHADAP TINGKAT
PENDIDIKAN ANAK DI KABUPATEN ASAHAN
Syamsuddin Lubis dan Raja Dedi Hermansyah
Staff pengajar AMIK INTeL Com GLOBAL INDO
ABSTRAK
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses secara multidomensional yang mencakup perubahan struktur, sikap
hidup dan kelembagaan, peningkatan pertumbuhan ekonomi pengurangan ketidakmerataan distribusi
pendapatan dan pemberantasan kemiskinan. Pendidikan adalah kegiatan belajar mengajar baik itu pendapatan
formal atau non formal. Pendidikan ini erat kaitannya dengan pendapatan (perekonomian). Apabila
pendapatan disuatu daerah itu rendah maka pendapatan atau orang yang bersekolahpun sedikit. Karena
pendapatan membutuhkan biaya. Pendidikan adalah kegiatan belajar mengajar baik itu pendapatan formal atau
non formal. pembangunan berarti perubahan struktur dimana tujuanya memperluas dasar ekonomi dan
lapangan kehidupan. Pembangunan ditandai atas adanya aktivitas, proses dan perubahan yang terjadi di suatu
bidang tertentu selama kurun waktu tertentu, biasanya dalam ukuran satu tahun. Pendidikan ini erat kaitannya
dengan pendapatan (perekonomian). Apabila pendapatan disuatu daerah itu rendah maka pendapatan atau
orang yang bersekolahpun sedikit. Karena pendapatan membutuhkan biaya.
Key Words : Pembangunan, Pendapatan, Pendidikan
I. PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Masalah
Struktur perekonomian suatu wilayah sangat
ditentukan oleh besarnya peranan sektor-sektor
ekonomi dalam memproduksi barang dan jasa.
Sektor primer mencakup kegiatan pertanian,
kehutanan, perikanan, serta pertambangan dan
penggalian. Sektor sekunder meliputi industri
pengolahan, listrik, gas dan air minum serta
bangunan. Sektor tersier meliputi perdagangan,
hotel dan restoran, angkutan, jasa perusahaan,
persewaan bangunan dan jasa lainnya.
Jadi sektor industri pengolahan berada pada
kelompok sekunder, yang artinya kegiatan sektor
industri pengolahan sebagai pengembang/pengolah
bagi sektor primer, dimana hasil dari sektor primer
akan diproduksi menjadi barang jadi dan kemudian
menjadi lebih tinggi nilai tambahnya.
Industri pengolahan terdiri dari dua sub sektor,
yaitu sub sektor industri migas dan sub sektor
industri non migas. Industri migas terdiri dari
minyak dan gas bumi termasuk, minyak tanah,
minyak solar, premium dan LNG, sedangkan
Pertanianterdiri dari; industri makanan, minuman
dn tembakau, industri tekstil, pakaian jadi dan kulit,
industri kayu, bambu dn rotan, industri kimia dan
barang-barang dari kimia dan kertas, industri
barang galian bukan logam, industri logam dasar,
mesin dan peralatnnya dan industri pengolahan
lainnya.
Sektor industri pengolahan di Sumatera Utara
selama lima tahun terakhir Asahan.
Sektor primer menunjukan perkembangan yang
cukup tinggi, peranannya pada tahun 1999 sebesar
28,43% meningkat menjadi 31,46% pada tahun
2000 dan pada tahun 2001 meningkat kembali
menjadi 33,12 persen (lihat tabel-I). Sementara
peranan sektor sekunder dan sektor tersier juga
mengalami fluktuasi, dan cenderung mengalami
penurunan sumbangan (kontribusinya) terhadap
perkembangan ekonomi di Asahan.
Jadi selama krisis ekonomi, Pertanian mengalami
penurunan, hal tersebut disebabkan karena adanya
kenaikan biaya produksi, terutama karena banyak
industri yang menggunakan bahan baku impor.
.:: All Right Reserved @2015 by AMIK INTeL Com GLOBAL INDO ::.

[Home]